Minggu, 27 Februari 2011

Pesan di awal start up



Tambahkan tulisan berikut pada file autoexec.bat :

    Echo off Cls Echo Komputer ini milik Rossi Echo. Echo Jadi jangan diobok-obok ya... Echo. For %%C in(A B C D E F G H I J K L) do Dir C:\Windows >Null Echo. Echo Kalau macem-macem, AWAS..!!!

Sabtu, 12 Februari 2011

belajar java

R_Total.java
01
02
03
04
05
06
07
08
09
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
import java.util.Scanner;
 
class R_Total
{
  public static void main (String[] args)
  {
    double r1, r2, r3, r_total_seri, r_total_pararel;
 
    Scanner scan = new Scanner(System.in );
 
    System.out.println("Masukkan nilai R1:");
    r1 = scan.nextDouble();
 
    System.out.println("Masukkan nilai R2:");
    r2 = scan.nextDouble();
 
    System.out.println("Masukkan nilai R3:");
    r3 = scan.nextDouble();
 
    r_total_seri    = r1 + r2 + r3;
    r_total_pararel = ((r1*r2*r3) / (r2*r3+r1*r3+r1*r2));
 
    System.out.println("Total nilai R pada Rangkaian Seri R1, R2, R3 = " + r_total_seri );
    System.out.println("Total nilai R pada Rangkaian Pararel R1, R2, R3 = " + r_total_pararel );
  }
}
Kalau mau copy-paste dan dikumpulkan sebagai tugas, tolong modifikasi terlebih dahulu sesuai selera/kemampuan Anda. Yang paling penting adalah memahaminya dulu.

Bedah Code

1
import java.util.Scanner;
Kode ini digunakan untuk meload library Scanner. Library ini memiliki fungsi salah satunya untuk fungsi menerima input dari user (input dari keyboard).
1
double r1, r2, r3, r_total_seri, r_total_pararel;
Kode ini digunakan untuk mendeklarasikan variabel-variabel (beserta tipe datanya) yang dibutuhkan.
double = tipe data yang digunakan untuk r1, r2, r3, r_total_seri, r_total_pararel;
r1 = nilai R1
r2 = nilai R2
r3 = nilai R3
r_total_seri = variabel yang akan menampung hasil operasi penghitungan R Total pada rangkaian seri.
r_total_pararel = variabel yang akan menampung hasil operasi penghitungan R Total pada rangkaian pararel.
1
Scanner scan = new Scanner(System.in );
Untuk menjalankan objek Scanner (input) dengan nama alias scan.
1
System.out.println("Masukkan nilai R1:");
Perintah ini akan mencetak baris tulisan “Masukkan nilai R :” pada program.
1
r1 = scan.nextDouble()
Perintah ini akan meminta input dari user ketika program dijalankan. Input tersebut nantinya akan dimasukkan ke dalam variabel r1. Tapi ingat, tipe data r1 adalah double, sehingga data yang bisa diinputkan adalah bilangan double. Fungsi scan.nextDouble() juga perlu diperhatikan di sini. Kalau tipe datanya bukan Double, berarti juga harus disesuaikan.
Begitu juga dengan perintah-perintah berikutnya (r1, r2, r3)
1
2
r_total_seri    = r1 + r2 + r3;
r_total_pararel = ((r1*r2*r3) / (r2*r3+r1*r3+r1*r2));
Kode ini untuk melakukan operasi perhitungan mencari nilai R Total dalam rangkaian seri dan R Total dalam rangkaian pararel, kemudian hasil operasi hitungan tersebut, dimasukkan ke dalam variabel-variabel yang sudah kita deklrasikan di awal.
Operasi perhitungan ini adalah operasi matematika biasa (ingat rumus Fisika juga). Algoritmanya juga dibuat yang sesuai dengan rumus.
1
2
System.out.println("Total nilai R pada Rangkaian Seri R1, R2, R3 = " + r_total_seri );
System.out.println("Total nilai R pada Rangkaian Pararel R1, R2, R3 = " + r_total_pararel );
Kode ini untuk mencetak output nilai variabel r_total_seri dan r_total_pararel. Variabel tersebut berisi hasil operasi perhitungan matematika tadi.

Compile dan Run

Compile dengan perintah javac R_Total.java
Run dengan perintah java R_Total
Hasil eksekusi program:
1
2
3
4
5
6
7
8
Masukkan nilai R1:
3
Masukkan nilai R2:
4
Masukkan nilai R3:
12
Total nilai R pada Rangkaian Seri R1, R2, R3 = 19.0
Total nilai R pada Rangkaian Pararel R1, R2, R3 = 1.5

Bangun ruang inputan dari keyboard dengan java

19 Februari 2010
Sekarang kita akan mencoba membuat program kita lebih interaktif dengan menggunakan input dari keyboard, Sama seperti di fungsin cin dalam bahasa C++
Kita akan mempelajari dua cara memberikan input
1. Menggunakan kelas BufferedReader
2.Melalui GUI (Graphical User Interface) dengan menggunakan kelas JOptionPane.

Menggunakan Bufferedreader Untuk Mendapatkan Input
Pada bagian ini, kita akan menggunakan kelas BufferedReader yang berada di java.io package untuk mendapatkan input dari keyboard.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang diperlukan untuk mendapatkan input dari keyboard:
a. Tambahkan di bagian paling atas code anda: import java.io.*;
b. Tambahkan statement ini:
BufferedReader dataIn = new BufferedReader(new InputStreamReader( System.in) );
c. Deklarasikan variabel String temporer untuk mendapatkan input, dan gunakan fungsi readLine() untuk mendapatkan input dari keyboard. Anda harus mengetikkannya di dalam blok try-catch:
try{
String temp = dataIn.readLine();
}
catch( IOException e ){
System.out.println("Error in getting input");
}


Contoh Program:
import java.io.*;
public class DemoInputString {
public static void main(String[] args) throws IOException {
System.out.print("Masukkan nama Anda: ");
String nama;
InputStreamReader isr = new InputStreamReader(System.in);
BufferedReader br = new BufferedReader(isr);
nama = br.readLine();
System.out.println("Halo" + nama + ", sudahkah mengerti Java?");
}
}


Contoh Program 2:

import java.io.BufferedReader;
import java.io.InputStreamReader;
import java.io.IOException;
public class GetInputFromKeyboard
{
public static void main( String[] args ){
BufferedReader dataIn = new BufferedReader(new InputStreamReader( System.in) );
String name = "";
System.out.print("Please Enter Your Name:");
try{
name = dataIn.readLine();
}catch( IOException e ){
System.out.println("Error!");
}
System.out.println("Hello " + name +"!");
}
}


Penjelasan Program 2
Statemen:
import java.io.BufferedReader;
import java.io.InputStreamReader;
import java.io.IOException;

Menjelaskan bahwa kita akan menggunakan kelas BufferedReader, InputStreamReader dan IOException yang berada di java.io package.
Java Application Programming Interface (API) sudah berisi ratusan kelas yang bisa digunakan untuk program anda.
Kelas-kelas tersebut dikumpulkan ke dalam packages.


Dua statemen selanjutnya:
public class GetInputFromKeyboard
{
public static void main( String[] args ){

Statement ini menyatakan bahwa kita mendeklarasikan sebuah class bernama GetInputFromKeyboard dan kita mendeklarasikan main method.

Pada Statemen
BufferedReader dataIn = new BufferedReader(new InputStreamReader( System.in) );
kita mendeklarasikan sebuah variabel bernama dataIn dengan tipe kelas BufferedReader.
System.in di gunakan untuk membaca, tapi sangat lambat karena di baca satu persatu sehingga digunkan buffer (penyangga)
Buffer tidak bisa membaca langsung dari keyboard, yang bisa hanya system.in, maka di gunakanlah stream(inputstreamreader)


String name = ""; ;
mendeklarasikan variabel String dengan identifier name
Statement diatas merupakan tempat untuk menyimpan input dari user. Variabel name diinisialisasi sebagai String kosong "".


System.out.print("Please Enter Your Name:");
Baris berikutnya adalah memberikan output string pada layar menanyakan nama user.

Blok di bawah ini merupakan blok try-catch blok
try{
name = dataIn.readLine();
}catch( IOException e ){
System.out.println("Error!");
}
System.out.println("Hello " + name +"!");
}

Pada baris ini menjelaskan bahwa kemungkinan terjadi error pada statement
name = dataIn.readLine();
akan ditangkap .
anda perlu menambahkan kode ini untuk menggunakan readLine() method dari BufferedReader untuk mendapatkan input dari user

Wireless Internet Terminology - Confusion Or Clarity?

Wireless Internet Terminology, like many things in life, especially those that have anything to do with computers is filled with terminology. But like most things, once you learn a few of the basic terms, understanding will come quickly. So don't be confused get informed and to help clarify, I've put together a basic wireless "internet-to-english" guide to help you along.

IEEE - The Institute of Electrical and Electronics Engineers
The IEEE is in charge of the wireless networking standard, as well as many other computer-related standards - including the Ethernet standard. They ensure that computer equipment made by different manufacturers can work together.

PCMCIA - Personal Computer Memory Card International Association
Simply another standard for how to plug credit card size devices into a laptop computer to boost it's capabilities. It's been suggested by some that it should stand for "People Can't Memorize Computer Industry Acronyms". PCMCIA is a great way of adding wireless networking to your laptop as easily as inserting a disk.

PCI - Peripheral Component Interconnect
Used to install devices like graphics cards and network devices inside your computer. You would be using a PCI, if you wanted to install a wireless card inside your computer.

802.11
Set by the IEEE, it's the current wireless networking standard. It helps ensure that wireless devices can communicate with one another or in other words - they are interoperable.

Interoperable
Simply means that two different pieces of equipment have the ability to speak to each other or another way to put it - they are compatible. They can use them together because they were designed using the same standards. Because of the IEEE and the principle of interoperability, all wireless equipment you purchase should be compatible.

Driver
Not a piece of golf equipment but computer software that informs a computer how to talk to devices that plug into it. Most wireless networking drivers come on a CD-ROM. You then download the drivers from the CD onto your computer.

Ethernet
Currently, the most common way of connecting to a LAN or Local Area Network. Most wires connected to your computer today are ethernet and if you have a cable internet connection an ethernet wire is in all likely-hood, what is being used to connect to your modem.

USB - Universal Serial Bus
A port used for connecting all sorts of devices to a computer, including keyboards, a mouse, printers, external hard-drives and basically anything else you can think of. If you don't have a laptop or want to open up your computer you can get a USB wireless device.

WEP - Wired Equivalent Privacy
No longer used because in 2001 it was found to have security issues. As a result, it is now the old standard for encrypting wireless networks.

WPA - WiFi Protected Access
The new standard for encrypting wireless networks. An upgrade of WEP to fix security issues. To avoid becoming vulnerable, a WPA encrypted network changes encryption methods often. In addition, if an attack is detected, it has the ability to shut itself down for thirty seconds.

PAN - Personal Area Network
A network of devices connected together in one small area. A simple example of a PAN would be your computer, USB keyboard and mouse. Using a technology called Bluetooth, a PAN can be wireless.

LAN - Local Area Network
Briefly mentioned above, LAN is a computer network that... generally speaking is confined to one building, such as a home or office. A wireless LAN is also known as a WLAN.

MAN - Metropolitan Area Network
A network that covers a larger area, like a city or town. They are expensive but a wireless MAN has the capacity to spread Internet access across a wide area. Many college universities set-up a MAN to connect the entire campus.

WAN - Wide Area Network
A network that covers or connects to more than one physical site. A simple example would be a business that has locations in different cities, states or countries and they need them each location connected on the same network. The Internet itself is a WAN... the biggest WAN in the world.

Mbps - Megabits Per Second
Not to be confused with MBps, megabytes per second. Mbps is measurement of connection speed. There are eight megabits in a megabyte.

GHz - Gigahertz
One gigahertz is one billion cycles per second... it's a measurement of frequency. If the term sounds familiar it's probably because it's also used to measure the processing speed of the CPU on your computer, which is also measured in gigahertz.

Linux
A popular and growing alternative operating system to Windows. Linux is a less bulky, more efficient operating system in many ways than Windows and not to mention - it's free. Many servers run Linux for this reason. Computers running Linux can run many programs and connect to the Internet without needing Windows. Many wireless devices run Linux or are compatible with it.

Jumat, 28 Januari 2011

Komputer Model Pena

Tentunya seiring dengan perkembangan zaman, dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat, bukanlah mustahil bagi manusia untuk menikmati berbagai layanan yang semakin canggih, begitu juga dengan komputer, NEC Design Ltd sebuah lembaga di jepang menawarkan sebuah konsep baru yang mungkin akan mengejutkan anda, saya sangat yakin bahwa beberapa konsep berikut berpotensi untuk merubah wajah dari PC (Personal Computer) di masa mendatang. anda ingin tahu lebih lengkap tentang konsep komputer masa depan ini?? Temukan jawaban dari penasaran anda mengenai Kecanggihan Konsep Komputer Masa Depan

Komputer Model Pena

anda pasti sulit untuk mempercayai bentuk dan model dari komputer masa depan ini, boleh percaya dan boleh juga tidak. ini adalah beberapa gambar dari model komputer pena tersebut





Coba lihat baik baik, apakah itu hanya sekedar pena dengan kamera?? Tentu saja tidak.. itu jauh lebih canggih dari yang kalian bayangkan.. mari kita lihat dengan jelas fungsi dari pena ini.




Wow.. Keren kan?? dengan begini kita bisa mengucapkan "selamat tinggal Laptop"

Itu di sebut P-ISM sebagaimana dijelaskan oleh desainer NEC sebagai "Pen-style Personal Networking Gadget Package" (sedikit info "Pism pada P-ISM" dalam bahasa rusia berarti tulisan). Prototipe model ini diperkirakan senilai $30.000 atau sekitar 300an juta rupiah.

Menurut Website NEC Design, mereka menjelaskan konsep ini sebagai:

"P-ISM adalah paket komputer pena yang mencakup 5 fungsi yaitu :
  • Ponsel bergaya pena dengan cara input data menggunakan tulisan tangan
  • virtual keyboard
  • proyektor kecil
  • Camera Scanned
  • Personal ID password yang berfungsi sebagai identitas pemilik

P-ISM terhubung satu sama lain dengan technology wireless yang berdekatan. model ini juga bisa tersambung dengan internet menggunakan fungsi telepon selular pada P-ISM ini.. Gadget personal ini bergaya pena minimalis yang mempunyai fitur yang Luar biasa Lengkap.

Awalnya kita berpikir bahwa model teknologi laptop "Keyboard dan layar" akan bertahan lama. namun tidak bisa kita pungkiri bahwa pena dan kertas adalah alat tulis dan simbol yang secara alami kita terima, hanya tinggal masalah waktu saja sampai seseorang menemukan produk Canggih terbaru yang berkedok sebagai "Pena Pintar" ataupun "Kertas Pintar"

Jadi wajar saja jika mempunyai harga $30.000 




http://varius-opinion.blogspot.com/2008/11/kecanggihan-konsep-komputer-masa-depan.html

Nama         EKO FIRMAN PRASETYO
NIM           1010652005

Senin, 24 Januari 2011

Dual boot LINUX dan XP

Dual Booting, Windows XP and Linux Ubuntu Desktop

by alamster in June 5th, 2008   
0diggsdigg
vote
now
Buzz up!
I still need my windows.
That my friend statement when he decide to give linux a try in his laptop after he feel comfortable with linux live CD.
Yes, in this post I’ll show how dual booting looks like and step by step effort to make computer with single windows xp into dual booting with linux OS.
1. Burn linux cd, in this case I use Ubuntu desktop 8.04
2. Reboot computer and make sure CD-ROM boot in first priority.
3. Make partition first for new operating system. (optional)
4. Installation started, some screenshots :
dual Dual Booting, Windows XP and Linux Ubuntu Desktop
Choose Language, this step is important if you want to see another screen with your mother language pick the right one.

dual21 Dual Booting, Windows XP and Linux Ubuntu Desktop
Just point your mouse on the map and automatically your timezone adjusted.
dual3 Dual Booting, Windows XP and Linux Ubuntu Desktop
Keyboard layout, choose right keyboard layout and test it.
dual4 Dual Booting, Windows XP and Linux Ubuntu Desktop
Most important step, make sure you have 2 partition:
1. /, native . All things install in this partition.
2. Swap, virtual memory, normally the size is twice of your physical memory.
dual5 Dual Booting, Windows XP and Linux Ubuntu Desktop
Fill information about you
dual6 Dual Booting, Windows XP and Linux Ubuntu Desktop
installation progress started, will take a while, go get some food and coke to drink icon smile Dual Booting, Windows XP and Linux Ubuntu Desktop
dual7 Dual Booting, Windows XP and Linux Ubuntu Desktop
Click on ‘Restart Now’ button to restart your computer.
dual8 Dual Booting, Windows XP and Linux Ubuntu Desktop
Make sure eject your CD-ROM or change bios to boot hard drive as first priority.
dual9 Dual Booting, Windows XP and Linux Ubuntu Desktop
At booting section, you’ll see options: just pay attention to :
1. Your Windows XP ( Microsoft Windows XP Profesional)
2. Ubuntu 8.04, kernel 2.6.24-16-generic
Highlight your preferred OS to boot and you’ll see.
dual10 Dual Booting, Windows XP and Linux Ubuntu Desktop
Yes, now you have fully working system. One computer with two operating system. Windows XP and Linux Ubuntu.

Jumat, 21 Januari 2011

ARTIKEL TENTANG KOMUNIKASI DATA

ARTIKEL TENTANG KOMUNIKASI DATA
Mario Hasbi A.
31108197
2db07




1. Komunikasi Data
Komunikasi data adalah merupakan bagian dari telekomunikasi yang secara khusus
berkenaan dengan transmisi atau pemindahan data dan informasi diantara komputerkomputer
dan piranti-piranti yang lain dalam bentuk digital yang dikirimkan melalui
media komunikasi data. Data berarti informasi yang disajikan oleh isyarat digital.
Komunikasi data merupakan baguan vital dari suatu masyarakat informasi karena
sistem ini menyediakan infrastruktur yang memungkinkan komputer-komputer dapat
berkomunikasi satu sama lain.
1.1 Komponen Komunikasi Data
•Pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data
•Penerima, adalah piranti yang menerima data
•Data, adalah informasi yang akan dipindahkan
•Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk
mengirimkan data
•Protokol, adalah aturan-aturan yang berfungsi untuk menyelaraskan
hubungan.
Gambar. Komunikasi data
2. Perbedaan Sinyal/Isyarat Analog Dengan Digital
2.1 Sinyal Analog
Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu,
yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang.
2
Dua parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah
amplitude dan frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus,
mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog. Hal
ini didasarkan kenyataan bahwa berdasarkan analisis fourier, suatu sinyal analog dapat
diperoleh dari perpaduan sejumlah gelombang sinus.
Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat
mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise. Gelombang
pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable
dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.
•Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
•Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
•Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.
Gambar. Sinyal Analog
2.2 Sinyal Digital
Sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami
perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya
memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau,
tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data
yang relatif dekat.
Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua
keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital.

3
Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit
adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00,
01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh
kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah.
Gambar. Sinyal Digital
3. Protokol
Protokol adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam
sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain
yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat
berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda
sama sekali. Protokol ini mengurusi perbedaan format data pada kedua sistem hingga
pada masalah koneksi listrik.
Standar protokol yang terkenal yaitu OSI (Open System Interconnecting) yang
ditentukan oleh ISO (International Standart Organization).
3.1 Komponen Protokol
1. Aturan atau prosedur
•Mengatur pembentukan/pemutusan hubungan
•Mengatur proses transfer data
2. Format atau bentuk
•representasi pesan
4
3. Kosakata (vocabulary)
•Jenis pesan dan makna masing-masing pesan
3.2 Fungsi Protokol
Secara umum fungsi dari protokol adalah untuk menghubungkan sisi pengirim dan
sisi penerima dalam berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar dapat berjalan
dengan baik dan benar. Sedangkan fungsi protokol secara detail dapat dijelaskan
berikut:
•Fragmentasi dan reassembly
Fungsi dari fragmentasi dan reasembly adalah membagi informasi yang dikirim
menjadi beberapa paket data pada saat sisi pengirim mengirimkan informasi
dan setelah diterima maka sisi penerima akan menggabungkan lagi menjadi
paket informasi yang lengkap.
•Encaptulation
Fungsi dari encaptulation adalah melengkapi informasi yang dikirimkan dengan
address, kode-kode koreksi dan lain-lain.
•Connection control
Fungsi dari Connection control adalah membangun hubungan (connection)
komunikasi dari sisi pengirim dan sisi penerima, dimana dalam membangun
hubungan ini juga termasuk dalam hal pengiriman data dan mengakhiri
hubungan.
•Flow control
Berfungsi sebagai pengatur perjalanan datadari sisi pengirim ke sisi penerima.
•Error control
Dalam pengiriman data tak lepas dari kesalahan, baik itu dalam proses
pengiriman maupun pada waktu data itu diterima. Fungsi dari error control
adalah mengontrol terjadinya kesalahan yang terjadi pada waktu data
dikirimkan.
5
•Transmission service
Fungsi dari transmission service adalah memberi pelayanan komunikasi data
khususnya yang berkaitan dengan prioritas dan keamanan serta perlindungan
data.
3.3 Susunan Protokol
Protokol jaringan disusun oleh dalam bentuk lapisan-lapisan (layer). Hal ini
mengandung arti supaya jaringan yang dibuat nantinya tidak menjadi rumit. Di dalam
layer ini, jumlah, nama, isi dan fungsi setiap layer berbeda-beda. Akan tetapi tujuan
dari setiap layer ini adalah memberi layanan ke layer yang ada di atasnya. Susunan dari
layer ini menunjukkan tahapan dalam melakukan komunikasi.
Antara setiap layer yang berdekatan terdapat sebuah interface. Interface ini
menentukan layanan layer yang di bawah kepada layer yang di atasnya. Pada saat
merencanakan sebah jaringan, hendaknya memperhatikan bagaimana menentukan
interface yang tepat yang akan ditempatkan di antara dua layer yang bersangkutan.
3.4 Standarisasi Protokol (ISO 7498)
ISO (International Standard Organization) mengajukan struktur dan fungsi protocol
komunikasi data. Model tersebut dikenal sebagai OSI (Open System Interconnection)
Reference Model.
Terdiri atas 7 layer (lapisan) yang mendefinisikan fungsi. Untuk tiap layernya dapat
terdiri atas sejumlah protocol yang berbeda, masing-masing menyediakan pelayanan
yang sesuai dengan fungsi layer tersebut.
1. Application Layer: interface antara aplikasi yang dihadapi user and resource
jaringan yang diakses. Kelompok aplikasi dengan jaringan:
•File transfer dan metode akses
•Pertukaran job dan manipulasi
•Pertukaran pesan
6
2. Presentation Layer: rutin standard me-presentasi-kan data.
•Negosiasi sintaksis untuk transfer
•Transformasi representasi data
3. Session Layer: membagi presentasi data ke dalam babak-babak (sesi)
•Kontrol dialog dan sinkronisasi
•Hubungan antara aplikasi yang berkomunikasi
4. Transport Layer:
•Transfer pesan (message) ujung-ke-ujung
•Manajemen koneksi
•Kontrol kesalahan
•Fragmentasi
•Kontrol aliran
5. Network Layer: Pengalamatan dan pengiriman paket data.
•Routing
•Pengalamatan secara lojik
•setup dan clearing (pembentukan dan pemutusan)
6. Data-link Layer: pengiriman data melintasi jaringan fisik.
•Penyusunan frame
•Transparansi data
•Kontrol kesalahan (error-detection)
•Kontrol aliran (flow)
7. Physical Layer: karakteristik perangkat keras yang mentransmisikan sinyal
data.
4. Router, Bridge dan Repeater
4.1 Router
Router adalah merupakan piranti yang menghubungkan dua buah jaringan yang
berbeda tipe maupun protokol. Dengan router dapat dimungkinkan untuk :
•Menghubungkan sejumlah jaringan yang memiliki topologi dan protokol yang
berbeda.
7
•Menghubungkan jaringan pada suatu lokasi dengan jaringan pada lokasi yang
lain.
•Membagi suatu jaringan berukuran besar menjadi jaringan-jaringan yang
lebih kecil dan mudag untuk dikelola.
•Memungkinkan jaringan dihubungkan ke internet dan informasi yang tersedia
dapat diakses oleh siapa saja.
•Mencari jalan terefisien untuk mengirimkan data ke tujuan.
•Melindungi jaringan dari pemakai-pemakai yang tidak berhak dengan cara
membatasi akses terhadap data-data yang tidak berhak untuk diakses.
Gambar. Fungsi Router
4.2 Bridge
Bridge adalah jenis perangkat yang diperlukan jika dua buah jaringan bertipe sama
(ataupun bertopologi berbeda) tetapi dikehendaki agar lalu lintas lokal masing-masing
jaringan tidak saling mempengaruhi jaringan yang lainnya. Bridge memiliki sifat yang
tidak mengubah isi maupun bentuk frame yang diterimanya, disamping itu bridge
memiliki buffer yang cukup untuk menghadapi ketidaksesuaian kecepatan pengiriman
dan penerimaan data.
8
Gambar. Fungsi Bridge pada jaringan
Adapun alasan menggunakan bridge adalah sebagai berikut :
•Keterbatasan jaringan, hal ini terkait erat dengan jumlah maksimum stasiun,
panjang maksimum segmen, dan bentang jaringan
•Kehandalan dan keamanan lalu lintas data, bridge dapat menyaring lalu lintas data
antar dua segmen jaringan
•Semakin besar jaringan, performa atau unjuk kerja semakin menurun
•Bila dua sistem pada tempat yang berjauhan disambungkan, penggunaan bridge
dengan saluran komunikasi jarak jauh jauh lebih masuk akal dibandingkan dengan
menghubungkan langsung dua sistem tersebut
4.3 Repeater
Repeater adalah piranti yang berfungsi untuk memperbaiki dan memperkuat sinyal
atau isyarat yang melewatinya, Dua sub jaringan yang dilewatkan pada repeater
memiliki protokol yang sama untuk semua lapisan. Repeater juga berfungsi untuk
memperbesar batasan panjang satu segmen. Sehingga dapat digunakan untuk
memperpanjang jangkauan jaringan.